Skip to main content

Apa yang Dapat Dilakukan oleh Cinta?


Apa yang dapat dilakukan oleh cinta?
Katanya, mereka yang di dunia tak pernah merasakan cinta, kematiannya di dunia adalah sama saja seperti hidupnya.
Aku tak tahu kekuatan seperti apa yang hadir karena cinta.
Tapi entah mengapa, sebuah cinta dengan mudahnya dapat menghidupkan setiap jiwa manusia.

Apa yang dapat seseorang lakukan dengan cinta?
Aku rasa, banyak sekali hal-hal yang dapat seseorang lakukan di luar kebiasaannya demi sebuah cinta.
Cinta, takut, dan harap, menjadi tabiat manusia yang sulit dipisahkan satu sama lainnya.
Mereka yang mencintai sesuatu, akan merasa takut kalau apa yang dicintainya menghilang dari genggamannya, dan tentu saja ia akan berharap agar selalu bersama apa yang dicintainya.
Maka, yang dapat seseorang lakukan dengan cinta adalah menjaga dan melindunginya.

Lalu, apakah seseorang bisa menghindar dari cinta?
"Bisa! Asalkan dia adalah orang yang hatinya keras, sikapnya kasar, tidak memiliki kelebihan apa pun, dan otaknya tumpul. Adapun bagi siapa saja yang memiliki kepandaian walau hanya secuil, atau memiliki akhlak baik seperti yang dimiliki penduduk Hijaz, atau memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki penduduk Irak, maka takkan mungkin baginya untuk menghindar dari cinta."
"Tidaklah mungkin seseorang sanggup menghindar dari cinta, kecuali jika yang bersangkutan adalah orang yang kasar perangainya, kurang waras akalnya, tidak mempunyai gairah hidup, atau memiliki tabiat yang menyimpang."
Seperti itulah jawaban yang pernah kudapatkan dari Abu Naufal dan Ali ibn Abdah.

Kau bilang, "Cinta dan ego adalah dua hal yang berbeda."
"Bagaimana membedakannya?", tanyaku memastikannya.
"Kau tahu? Di luar sana banyak sekali orang-orang yang saling menyakiti satu sama lain dengan mengatasnamakan cinta. Bukankah mencintai ego atau hawa nafsu diri sendiri juga menjadi salah satu bentuk cinta?"

Ah, benar juga! Bukankah juga karena sebuah cinta, seseorang dapat merasakan manisnya iman?
Siapa lagi kalau bukan mereka, yang mencintai sesuatu atau seseorang karena Allah, Tuhan semesta alam, yang menganugerahi setiap manusia perasaan kasih sayang hingga mereka merasakan sebuah nikmat yang disebut cinta.

Karenamu, aku sedikit lebih baik dalam memahami apa itu cinta.
Meski aku sendiri tak benar-benar yakin apakah yang kurasa ini memang cinta.
Tapi apapun namanya, selama masih mampu menjaga diri dan mencenderungi diri pada kebaikan, aku pikir semua itu bukan menjadi masalah.
Lagi pula, ini juga fitrah Tuhan yang dititipkan kepada manusia, kan?
Mau dengan alasan apapun seseorang dalam mencintai, semuanya akan bermuara pada satu hal; karena kebaikannya.
Memang seperti itulah manusia dicenderungkan.

Dari perbincangan panjang kita tentang cinta, ada satu hal yang ingin kusampaikan sebelum perbincangan kita selesai.
Tolong ingat ungkapan yang diriwayatkan oleh sejumlah orang dari Suwaid ini tatkala hatimu tengah menggebu karena cinta.
"Barangsiapa yang jatuh cinta, lalu menyembunyikan  cintanya, menjaga kehormatannya, dan terus bersabar sampai kemudian dia meninggal dunia, maka dia adalah syahid."

Depok, 28 Juni 2022

Comments